Jumat, 18 Mei 2012

Mendapatkan Modal Lewat BRI

Dalam memulai usaha, kendala yang seringkali dialami oleh pengusaha ialah permasalahan modal awal. Lalu kemudian, para pengusaha baru pasti mencari modal kepada bank. Selama ini, bank negeri yang disebut-sebut memberi kemudahan pada para pengusaha baru ialah Bank Rakyat Indonesia (BRI). Lalu bagaimanakah sebenarnya cara pengajuan pinjaman modal di BRI tersebut dan apa syaratnya?


KETENTUAN
* KUR Mikro
 - Calon debitur adalah individu yang melakukan usaha produktif yang layak
 - Memiliki legalitas yang lengkap: SIM/KTP dan KK
 - Lama usaha minimal 6 bulan

*KUR Ritel
 - Calon debitur adalah individu (perorangan / badan hukum), Kelompok, Koperasi yang melakukan usaha produktif yang layak
 - Memiliki legalitas yang lengkap: KTP/SIM dan KK (Individu),Surat Pengukuhan dari Instansi terkait atau Surat Keterangan dari Kepala Desa/Kelurahan atau Akte Notaris (Kelompok), Sesuai ketentuan yang berlaku (Koperasi/badan usaha lain)
 - Lama usaha minimal 6 bulan
 - Perijinan:
  . Plafon kredit s/d 100jt: SIUP, TDP, SITU
  . Plafon kredit >100jt: Minimal SIUP atau sesuai ketentuan


* KUR Linkage Program (Executing)
 - Calon debitur adalah BKD, Koperasi Sekunder, KSP/USP, BPR/BPRS, Lembaga Keuangan Non Bank, Kelompok Usaha, LKM diperbolehkan mendapatkan fasilitas pembiayaan dari perbankan namun tidak sedang menikmati Kredit Program Pemerintah.
 - Memiliki legalitas yang lengkap:
  . AD/ART
  . MEmiliki ijin usaha dari pihak yang berwenang
  . Pengurus aktif
 - Lama usaha minimal 6 bulan

*KUR Linkage Program (Channelling)
 -  Calon debitur:
  . End user, yang tidak sedang menikmati KMK atau KI dan atau Kredit Pemerintah, namun Kredit Konsumtif diperbolehkan
  . Lembaga Linkage, diperbolehkan sedang mendapatkan pembiayaan dari Perbankan maupun Kredit Program Pemerintah
 - Legalitas: end user, sesuai dengan ketentuan KUR Mikro dan KUR Ritel


PERSYARATAN
* KUR Mikro
 - Plafond kredit maksimal Rp 20 juta
 - Suku bunga efektif maks 22% per tahun
 - Jangka waktu & jenis kredit :
  . KMK (Kredit Modal Kerja): max 3 tahun
  . KI (Kredit Investasi): max 5 tahun
  Perpanjangan, suplesi, dan restrukturisasi
  . KMK: max 6 tahun
  . KI: Max 10 tahun
 - Agunan:
  . Pokok: Dapat hanya berupa agunan Pokok apabila sesuai keyakinan Bank  Proyek yang dibiayai cashflownya mampu memenuhi seluruh kewajiban kepada bank (layak)
  . Tambahan : Sesuai dengan ketentuan pada Bank Pelaksana

*KUR Ritel
 - Plafond kredit > Rp 20 juta s/d Rp 500 juta
 - Suku bunga efektif maks 14 % per tahun
 - Jangka waktu & jenis kredit:
  . KMK (Kredit Modal Kerja): max 3 tahun
  . KI (Kredit Investasi): max 5 tahun
  Perpanjangan, suplesi, dan restrukturisasi
  . KMK: max 6 tahun
  . KI: Max 10 tahun
 - Agunan:
  . Pokok: Dapat hanya berupa agunan Pokok apabila sesuai keyakinan Bank  Proyek yang dibiayai cashflownya mampu memenuhi seluruh kewajiban kepada bank (layak)
  . Tambahan : Sesuai dengan ketentuan pada Bank Pelaksana

*KUR Linkage Program
 - Plafon Kredit
  . Plafon max 2M
  . Pinjaman BKD, KSP/USP, BMT, LKM ke end user max 100jt
 - Jangka waktu & jenis kredit:
  . KMK (Kredit Modal Kerja): max 3 tahun
  . KI (Kredit Investasi): max 5 tahun
  Perpanjangan, suplesi, dan restrukturisasi
  . KMK: max 6 tahun
  . KI: Max 10 tahun
 - Suku bunga:
  . Lembaga Linkage : Efektif maksimal 14 % per tahun
  . Dari Lembaga Linkage ke UMKM : Efektif maksimal 22 %
 - Agunan:
  . Pokok: Piutang kepada nasabah
  . Tambahan : sesuai dengan ketentuan pada Bank Pelaksana

*KUR Linkage Program (Channeling)
 - Plafond kredit sesuai dengan ketentuan KUR Mikro dan KUR Ritel
 - Jangka waktu & jenis kredit:
  . KMK (Kredit Modal Kerja): max 3 tahun
  . KI (Kredit Investasi): max 5 tahun
  Perpanjangan, suplesi, dan restrukturisasi
  . KMK: max 6 tahun
  . KI: Max 10 tahun
 - Suku bunga : sesuai dengan ketentuan KUR Mikro dan KUR Ritel
 - Agunan:
  . Pokok: Piutang kepada nasabah
  . Tambahan : sesuai dengan ketentuan pada Bank Pelaksana



Source: Bank Rakyat Indonesia

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar